Showing posts with label opinion repost. Show all posts
Showing posts with label opinion repost. Show all posts
Sunday, October 21, 2012
Menganiaya Wartawan Melanggar Konstitusi
Label:
opinion repost
Saturday, October 13, 2012
Nasionalisme dari Meja Makan
Buat apa kita membikin grondwet, apa gunanya grondwet itu kalau ia tidak dapat mengisi perutnya orang yang hendak mati kelaparan. (Soekarno)
Imam Cahyono | Opini | Kompas | 13 Oktober 2012
Label:
opinion repost
Thursday, September 20, 2012
Migas untuk Kemakmuran Rakyat
Setelah UU Migas (UU No 22/2001) berlaku lebih dari 10 tahun, kondisi industri perminyakan nasional semakin memburuk di tengah terus meningkatnya kebutuhan energi sebagai dampak dari pertambahan penduduk dan pertumbuhan ekonomi
Kurtubi | KOMPAS Cetak – Opini | 20 September 2012
Label:
opinion repost,
political-economy
Sunday, September 16, 2012
Tak Perlu Makam
Tiga minggu yang lalu, saya berbicara di dalam kolom ini tentang rasionalitas, yang kala itu saya katakan tengah meluas di dalam pemerintahan sekarang, bahkan hingga ke dalam cara mengelola ”memori” Peristiwa 1965-1966
Jean Couteau | Kompas Minggu | 16 September 2012
Label:
opinion repost,
politics
Saturday, September 15, 2012
Tuan Presiden, Rakyat Hanya Ingin Bahagia
”Saya menolak memaksa mahasiswa untuk membayar lebih banyak atau menghapus tunjangan kesehatan orang miskin, cacat, dan berusia lanjut, dan terus akan menolak pemotongan pajak untuk orang- orang yang kaya.”
Iwan Meulia Pirous | Kompas | Opini | 14 September 2012
Label:
opinion repost,
politics
Monday, April 09, 2012
Pelajaran dari Hongaria
Hari-hari ini Hongaria memberi pelajaran penting bagi kita tentang arti kejujuran dan tanggung jawab pemimpin. Presiden Hongaria Pal Schmitt mundur dari jabatannya setelah gelar doktornya dicabut karena terbukti melakukan plagiat
Oleh Doni Koesoema A | Kompas | 09 April 2012
Label:
opinion repost,
politics
Thursday, March 29, 2012
"Fashion Democracy"
Demokrasi adalah pembeda sekaligus penegas. Disebut pembeda karena demokrasi didasari the constitution of the people, bukan the people of the constitution seperti dalam kemonarkian
Agus Hernawan | Kompas | 29 Maret 2012
Label:
opinion repost,
politics
Monday, March 26, 2012
Langit Makin Mendung
Judul artikel ini diilhami oleh tulisan Ki Pandji Kusmin dalam majalah Budaya yang diasuh HB Jassin, awal 1970-an. Tulisan yang menimbulkan kegegeran tersebut bergaya satire, mengambil latar pertengahan 1960-an, sebelum prahara menimpa Indonesia
Ikrar Nusa Bhakti | Kompas | 26 Maret 2012
Langit Makin Mendung. JITET
Label:
opinion repost,
political-economy,
politics
Sunday, March 25, 2012
Kuburan Pemikir(an) Ahmad Wahib
Pada awal dasawarsa 1980, Ummu Kultum dari Sampang, Madura, pergi ke Jakarta untuk berziarah ke kuburan anaknya, Ahmad Wahib (1942–1973), di Tempat Permakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Ia tak tahu, sebelum kedatangannya ke Jakarta ketika itu, kuburan Wahib sudah hilang lantaran tergusur satu proyek pelebaran jalan raya yang memotong sebagian kompleks pekuburan itu
Binhad Nurrohmat | Kompas Minggu | 25 Maret 2012
Label:
opinion repost,
politics
Saturday, March 24, 2012
G30S dan Permintaan Maaf
Ada berita mengejutkan: Presiden, katanya, mau mengajukan permintaan maaf kepada para korban segala pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Tanah Air sejak Indonesia merdeka
Oleh Franz Magnis-Suseno SJ | Kompas | 24 Maret 2012
Label:
history,
opinion repost,
politics
Tuesday, March 13, 2012
Hukum di Negeri Otopilot
Singapura sebuah contoh negara yang memiliki desain besar penegakan hukum. Penegakan hukumnya tidak parsial. Tegak di jalan ini, juga tegak di jalan lain. Tegak di jalan, juga tegak dalam gedung
Yonky Karman | Kompas Cetak | 13 Maret 2012
Label:
legal-system,
opinion repost,
political-economy
Wednesday, February 15, 2012
Pengabdian Taat Asas
Banyak media memaparkan catatan penting mengenai tuntutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang syarat untuk lulus sarjana, magister, dan doktor serta untuk kenaikan pangkat dosen, baik sebagai opini maupun berita. Hampir semua menegaskan: tuntutan itu mustahil dilaksanakan
BS Mardiatmadja | Kompas | Opini | 15 Februari 2012
Label:
opinion repost,
thought
Thursday, January 05, 2012
Monster Pertambangan
Korporasi berwajah tambang mendapat penolakan masif warga lingkar tambang. Penolakan masif itu terjadi di NTT, Papua, dan Kalimantan. Terakhir adalah penolakan warga Bima, NTB, terhadap tambang emas PT Sumber Mineral Nusantara
Ferdy Hasiman | Kompas | 05 Januari 2012
Label:
opinion repost,
political-economy
Bagi Hasil Migas
Gugatan uji materi Majelis Rakyat Kalimantan Timur Bersatu atas bagi hasil migas di sidang Mahkamah Konstitusi perlu mendapat perhatian serius
Mudrajad Kuncoro | Kompas | 05 Januari 2012
Label:
opinion repost,
political-economy
Wednesday, January 04, 2012
Bangsa Terdidik atau Tersekolah?
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang kedua dan terakhir (2003) sudah lama menyimpang dari kondisi dan aspirasi berbangsa dewasa ini. Oleh karena itu, disarankan agar filosofi yang melahirkan UU tersebut ditinjau kembali secara menyeluruh dan secepatnya
Winarno Surakhmad | Kompas | 04 Januari 2012
Label:
education,
opinion repost,
political-economy
"Biar Negara Hangus Terbakar..."
Revolusi mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada 1945-1949 sungguh kritikal, melelahkan, tetapi sarat dengan harapan untuk menang. Ia menyisakan berjuta pengalaman suka duka, heroisme, dan idealisme dengan kualitas hampir tanpa cacat
Ahmad Syafii Maarif | Kompas | 04 Januari 2012
Label:
opinion repost,
politics,
thought
Tuesday, January 03, 2012
Pasal 33, Freeport, dan Papua
Dasar hukum penanaman modal asing di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967
Sri-Edi Swasono | Kompas | 03 Januari 2012
Label:
opinion repost,
political-economy,
politics
Tinggalkan Pendekatan Instan dan Pencitraan
Langkah investigasi dan pembentukan tim pencari fakta seolah menjadi jurus sakti Presiden SBY menghadapi kasus-kasus konflik agraria dan sumber daya alam, yang meningkat dari tahun ke tahun
Siti Maimunah | Kompas | 03 Januari 2012
Label:
campaign,
governance,
opinion repost,
political-economy
Sunday, December 25, 2011
Budaya Konsumtif Kelas Menengah
Rasa bangga muncul seketika di kala media massa menabur berita bahwa jumlah kelas menengah kini sekitar 43 persen dari total penduduk Indonesia
Janianton Damanik | Kompas | 25 Desember 2011
Label:
opinion repost,
political-economy
Sunday, January 30, 2011
Istana DPR dan Rumah Rakyat
Jaya Suprana | Opini | Kompas | 29 Januari 2011
Semua faksi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah berhasil meraih kesepakatan dan ketekadan bulat untuk membangun gedung baru dengan anggaran Rp 1,3 triliun.
Label:
angry,
opinion repost,
politics
Subscribe to:
Posts (Atom)